Langsung ke konten utama

5 Suku Paling Unik di Dunia, Ada yang Suruh Anak Gadisnya Bercinta dengan Banyak Pria


5 Suku Paling Unik di Dunia, Ada yang Suruh Anak Gadisnya Bercinta dengan Banyak Pria



Berbagai negara di dunia memang dihiasi oleh berbagai suku yang memiliki kebudayaan, cara pandang hidup, hingga tradisi yang luar biasa menarik dan unik. Berbeda dengan kebanyakan manusia modern, suku-Suku Terpencilini bahkan bisa dibilang mempunyai identitas yang jelas lantaran budaya unik yang mereka terapkan secara turun temurun.
Meskipun terkadang sebuah suku tertentu mempunyai cara pandang hidup yang sangat bertolak belakang dari masyarakat modern, tetapi justru fakta itulah yang membuat suku-suku tersebut terlihat super menarik.


1. Suku Kreung di Kamboja
Media Internasional kerap mengulas salah satu suku paling minoritas di wilayah sebelah timur laut Kamboja, suku Kreung. Pasalnya, suku Kreung memiliki budaya yang teramat unik. Di mana para warganya akan membangun sebuah 'pondok gadis' atau 'pondok cinta' untuk anak-anak perempuan mereka yang sudah mencapai akil baliq atau sudah menginjak usia sekitar 12 tahun.
Di 'pondok cinta' inilah, para remaja putri akan tinggal dan bermalam dengan sebanyak-banyak pemuda yang mereka inginkan. Bahkan, para orang tua dengan semangat akan mendorong anak-anak gadis mereka untuk menjalin cinta dan berhubungan seksual dengan pria yang berbeda-beda sampai mereka akhirnya mendapatkan pasangan yang cocok untuk dijadikan pendamping hidup.
Meskipun terlihat janggal bagi masyarakat awam, tetapi bagi suku Kreung, 'pondok gadis' adalah cara terbaik bagi para anak gadis mereka dalam menemukan cinta sejati. Bagi suku Kamboja ini, kemandirian seorang gadis dalam masalah seksualitas serta cinta adalah rahasia untuk membentuk hubungan cinta yang tahan lama.
Menariknya, walaupun terkesan melegalkan 'free sex', tetapi, para ahli justru menemukan fakta bahwa suku Kreung adalah sebuah masyarakat yang 'romantis' dan jauh dari kasus perceraian hingga pelecehan seksual.
2. Suku Surma di Ethiopia


The Guardian

Pada dasarnya masyarakat Surma terdiri dari tiga grup etnis, yaitu Mursi, Suri, dan Mekan. Namun, suku Suri dan Mursi yang kerap menyedot perhatian warga dunia lantaran standar kecantikan tidak biasa yang mereka anut.
Berbeda dari masyarakat luar pada umumya, patokan cantik wanita-wanita Suri dan Mursi ditentukan oleh seberapa lebar 'lip plate' atau semacam piringan/pelat bibir yang mereka pasang di mulut mereka. Jadi, semakin besar 'lip plate' yang terpasang di bibir seorang wanita, maka semakin cantik pula wanita tersebut di mata masyarakat setempat.
Sementara 'lip plate' pada umumnya terbuat dari tanah liat atau kayu yang berukuran antara 4 hingga 25 cm. Cara untuk memasang 'alat kecantikan' ini terbilang bikin ngilu. Sebelum disisipkan ke bibir, dua hingga empat gigi harus dicabut terlebih dahulu. Tidak hanya itu, bibir bagian bawah si gadis juga harus dipotong agar bisa renggang.
Sementara itu, proses pemasangan pelat bibir ini biasa dilakukan oleh ibu kepada anak perempuan mereka yang sudah mencapai usia pubertas.
3. Suku Korowai di Papua


Esnoticia

Suku Korowai merupakan salah satu suku di dunia yang masih mendiami hutan serta dikenal akan budaya kanibalismenya. Sebagai suku yang masih melestarikan kanibalisme, para traveller, ilmuwan, hingga media pun tidak henti-hentinnya mengulas serta meliput budaya suku Korowai yang berada di wilayah pedalaman Papua Barat (berbatasan langsung dengan Papua Nugini).
Bagi orang-orang Korowai, tewas akibat jatuh dari pohon atau peperangan adalah sebab kematian yang jelas. Namun, suku Korowai belum sepenuhnya mengerti adanya kematian yang disebabkan oleh mikroba atau kuman. Kematian akibat penyakit tertentu akan mereka anggap sebagai kematian misterius yang disebabkan oleh 'khakhua', yaitu seorang penyihir yang berasal dari dunia kegelapan.
'Khakhua' ini kemudian dianggap telah memakan tubuh warga yang sakit. Dan sebagai semacam balas dendam yang adil, suku Korowai pun memakan tubuh temannya yang dianggap sudah dikonsumsi oleh 'khakhua'.
Sementara, berdasarkan kesaksian salah satu jurnalis media ternama asal Kanada, Vice, orang-orang suku Korowai pasti akan memakan teman mereka yang mereka anggap dirasuki khakhua. Dengan cara memasaknya seperti layaknya memasak daging babi, yaitu dibungkus daun pisang dan dikukus. Para suku Korowai ini juga diketahui akan memakan semua bagian tubuh, kecuali rambut, kuku, dan penis.
4. Suku Himba di Namibia


Africa Geographic

Bisa dibilang, Afrika adalah 'surganya' bagi suku-suku unik di dunia, dan Himba adalah salah satunya. Suku yang terletak di Namibia ini pun tersohor karena kebudayaan melumuri tubuh mereka dengan 'otijze', yaitu semacam krim berwarna merah yang terbuat dari batu oker yang dihaluskan.
Krim baru oker ini pun benar-benar dibalurkan ke seluruh tubuh, termasuk bagian wajah hingga rambut serta kulit kepala. Bagi orang-orang Himba, krim merah ini berguna untuk melindungi kulit mereka dari gigitan serangga, melembapkan dan membersihkan kulit, serta berfungsi menjadi semacam sunscreen atau tabir surya.
Uniknya, para gadis suku Himba yang sudah menginjak masa pubertas akan melengkapi tatanan rambut mereka dengan 'Erembe', yaitu semacam mahkota yang terbuat dari kulit sapi atau kambing hingga mereka meninggal. Tidak hanya itu, para wanita Himba juga diketahui dilarang mandi dan mencuci pakaian mereka dengan menggunakan air.
Sebagai gantinya, para wanita ini akan membersihkan diri dengan memanfaatkan kepulan asap. Wanita Himba boleh mandi dengan air sekali seumur hidup, yaitu saat menjelang pernikahan.
5. Suku Maori di New Zealand


RFI

Jika mendengar negara New Zealand, pastilah kita akan langsung teringat dengan suku Maori. Sebagai satu-satunya suku paling besar di New Zealand, ulasan kebudayaan suku Maori pun menjadi salah satu topik utama yang dibahas oleh media atau majalah-majalah kebudayaan serta media travelling.
Sementara, salah satu kebudayaan menarik yang dikenal dunia dari suku Maori adalah seni merajam tubuh yang kemudian dikenal dengan istilah 'Ta moko' atau tato Maori. Namun, tidak seperti teknik tato pada umumnya, Ta moko tidak menggunakan jarum untuk merajam, tetapi memamakai semacam alat pahat yang terbuat dari tulang sayap burung Albatros.
Tulang Albatros ini pun kemudian akan dicelupkan ke dalam tinta yang terbuat dari pigmen ulat sayur. Setelah itu, barulah orang-orang Maori akan mengukir tubuh hingga wajah mereka dengan tulang tato tersebut.
Selama proses menato pun, orang-orang Maoridilarang makan hingga berhubungan seksual kecuali luka tato mereka sudah benar-benar sembuh.
Meskipun bagi sebagian orang awam, merajam tubuh menyakitkan, tetapi bagi suku New Zealand ini, tato adalah sebuah simbol komitmen serta rasa hormat kepada kebudayaan Maori itu sendiri.
Itulah 5 suku dari berbagai negara yang memiliki tradisi atau kebudayaan super unik. Bahkan, suku-suku tersebut masih menjalankan tradisi khas mereka hingga sekarang.[

Komentar

Postingan populer dari blog ini

10 Tradisi Unik dari Berbagai Dunia, Buat Kamu Ingin Ikut Serta!

10 Tradisi Unik dari Berbagai Dunia, Buat Kamu Ingin Ikut Serta! Millennials yang suka melancong ke luar negeri, tidak ada salahnya untuk datang disaat perayaan tradisi beberapa negara ini dimulai. Selain unik dan penuh makna, kamu bisa mengabadikan momen indah bersama keluarga atau orang yang disayang. Sehingga memberikan kesan yang selalu mudah diingat kapan pun. Berikut, 10 tradisi unik dari berbagai belahan dunia yang bisa buat kamu kepengen ikutan. Mau tahu? Yuk, simak. 1. Hanami, Jepang flickr.com/lestaylorphoto Sudah tahukan, julukan negara Jepang adalah negeri bunga sakura. Ternyata ada tradisi unik lho yang berkaitan dengan bunga berbentuk kecil nan indah ini. Biasa disebut dengan Hanami. Tradisi kuno masyarakat Jepang ini dilakukan dengan menikmati bunga sakura yang sedang mekar, sekitar pertengahan bulan Maret dan berlangsung sampai awal bulan Mei. Selain menikmati keindahan bunga sakura, masyarakat Jepang umumnya akan melakukan kegiatan seperti berkumpul...

Ragam Makanan Khas dan Ngabuburit, Ini Tradisi Unik Ramadhan di Berbagai Dunia

Ragam Makanan Khas dan Ngabuburit, Ini Tradisi Unik Ramadhan di Berbagai Dunia Bulan  Ramadhan  sangat dinantikan umat Muslim di seluruh dunia. Beberapa persiapan pun dilakukan untuk menyambut bulan suci ini sesuai dengan tradisi masing-masing. Berikut beberapa tradisi unik dari berbagai belahan dunia: Qarqia'an Ramadhan  di Kuwait diwarnai kunjungan anak-anak yang buka puasa bersama keluarga, teman hingga tetangganya. Mereka biasanya memulai dengan mengetuk bel dan masuk ke dalam pintu rumah orang yang didatangi. Dengan mengenakan pakaian tradisional, anak-anak mulai berkeliling setelah shalat maghrib. Kunjungan ke tetangga memberi mereka kesempatan untuk memamerkan pakaian unik mereka dan ketika pintu sudah dibuka, mereka akan mendapatkan dan menerima permen/coklat dari yang punya rumah. Biasanya penghuni rumah mengharapkan kunjungan banyak anak, sehingga mereka telah menyiapkan puluhan kilogram permen selama tradisi ini berlangsung. Tradisi diprak...

Festival Budaya yang Unik dan Aneh dari Luar Negeri

Festival budaya yang unik dan aneh dari luar negeri . Festival berasal dari bahasa Latin yakni festum yang artinya pesta, atau sebuah perayaan yang rutin diselenggarakan secara periode tertentu atau tiap tahun  diadakan sebagai perayaan untuk penghormatan atau perayaan keagamaan, dan perayaan peristiwa lainnya. Namanya festival pastilah penuh keriangan dan tawa. Namun  ada juga festival menimbulkan keheranan yang melihatnya karena apa yang disaksikannya di luar nalar. Tapi itulah festival…pesta. Festival Melompati Bayi etahun Sekali,  pada pertengahan Juni, setan-setan berlari liar di desa Spanyol Castrillo de Murcia. Perpaduan antara ritual Katolik dan tradisi lokal bertujuan untuk menandai kemenangan kebaikan daripada kejahatan, festival El Colacho, festival melompati bayi, adalah tradisi yang sudah ada sejak tahun 1620-an dan berlangsung pada hari Minggu setelah Pesta Corpus Christi. Asal-usulnya tidak jelas, tetapi beberapa sejarawan percaya itu mungkin telah...